Sekolah Pertanian & Pangan

Program Studi

S1 Agribisnis

Digital Supply Chain & Rural Commodity Trading

Gelar

Sarjana Bisnis

Jenjang

S1 Sarjana

Model Belajar

4 Tahun · Hybrid Full Time

"Scaling Rural Wealth: From Village Soil to Global Markets"

Tentang Program

Gambaran Umum

Gelar sarjana yang visioner dan berorientasi pada hilirisasi ekonomi ini memberikan landasan yang kokoh untuk karir yang cemerlang di industri pertanian modern, perdagangan internasional, dan transformasi ekonomi perdesaan. Program S1 Agribisnis dengan konsentrasi Global Agro-Trading & Rural Corporate Management akan membekali Anda dengan keterampilan untuk menjadi arsitek ekonomi baru yang mampu menghubungkan kekayaan hasil bumi lokal dengan pasar siber global.

Anda akan mempelajari perpaduan strategis antara manajemen bisnis pertanian konvensional dengan teknologi digital mutakhir (Cyber-Rural Fusion). Program ini dirancang khusus untuk mencetak manajer agribisnis yang mampu mentransformasi unit usaha tani tradisional dan BUMDes menjadi entitas Desa Korporasi yang profesional, bankable, dan memiliki daya saing tinggi di kancah internasional.

Program kami menyeimbangkan visi kewirausahaan agro-siber dengan pengembangan keterampilan manajerial praktis di lapangan. Kurikulum ini mencakup bidang inti manajemen operasional agribisnis, analisis pasar komoditas berbasis AI, strategi pendanaan startup agraria, serta kepemimpinan digital yang berlandaskan nilai Budi, Bakti, dan Sakti untuk memastikan tidak ada desa yang tertinggal di era ekonomi digital.

Visi Program Studi

"Menjadi pionir transformasi tata kelola agribisnis perdesaan dari model tradisional menjadi ekosistem korporasi digital yang bankable dan berorientasi ekspor global."

Misi Program Studi

01

Corporate Agribusiness Management

Mendidik manajer BUMDes profesional yang mampu mengonsolidasikan petani ke dalam korporasi tani modern.

02

Digital Supply Chain Optimization

Mengembangkan sistem rantai pasok pangan yang transparan berbasis Blockchain untuk memutus rantai distribusi yang tidak efisien.

03

Global Agro-Trader

Membuka akses pasar internasional bagi komoditas desa melalui penguasaan cross-border e-commerce.

Filosofi Pembelajaran

The Cyber-Rural Fusion Pyramid

Bangunan keilmuan ini berdiri di atas empat lapis pondasi yang saling mengunci, yang kami sebut sebagai Siklus Inkubasi SDM Agrosiber.

Lantai Dasar · Tahun Ke-1

Fondasi Karakter & Etika Sains

Sebelum menguasai teknologi, mahasiswa harus memiliki "Jangkar Moral".

Di sini, nilai BUDI (Integritas) ditanamkan melalui mata kuliah Kebangsaan dan Etika Bisnis.

Perubahan mindset dari "Petani Tradisional" menjadi "Manajer Agribisnis Berbasis Data". Statistika dan Biologi Ekonomi menjadi bahasa dasar untuk memahami bahwa setiap benih adalah data dan setiap lahan adalah aset korporasi.

Pilar Tengah · Tahun Ke-2

Eksperimentasi Smart Farming & Logistik Presisi

Mengubah keringat menjadi presisi. Teknologi (Cyber) hadir untuk memuliakan kerja lahan (Rural).

Menggabungkan IoT (Internet of Things) dengan Manajemen Rantai Pasok (SCM). Mahasiswa belajar bahwa agribisnis digital bukan hanya soal menanam, tapi soal bagaimana sensor tanah berbicara dengan sistem logistik Cold Chain.

Penguasaan operasional alsintan modern dan manajemen koperasi/BUMDes. Di sini, nilai BAKTI (Kolaborasi) muncul melalui pemahaman kelembagaan desa yang kuat.

Mesin Penggerak · Tahun Ke-3

Akselerasi Startup & Intelegensi Pasar

Hilirisasi dan Globalisasi. Desa tidak boleh lagi hanya menjadi penonton di pasar global.

Fokus pada AI (Artificial Intelligence) untuk prediksi panen dan Agri-Startup. Magang industri (MBKM I) bertindak sebagai laboratorium validasi di mana teori bertemu dengan kerasnya kompetisi pasar ekspor.

Kemampuan melakukan Forecasting (peramalan) harga dunia, negosiasi internasional, dan sertifikasi fitosanitari. Mahasiswa mulai membangun kemandirian ekonomi melalui inovasi produk (branding).

Puncak Bangunan · Tahun Ke-4

Legasi Desa Korporasi & Agensi Publik

Mewujudkan SAKTI (Keberanian Menjadi yang Pertama). Inovasi harus berubah menjadi institusi ekonomi yang berkelanjutan.

Integrasi Multi-Prodi di Bangsa Innovation Hub (BIH). Mahasiswa Agribisnis bekerja sama dengan mahasiswa IT dan Energi untuk menciptakan solusi terpadu di desa.

Pengukuran dampak sosial (SROI), penyusunan dokumen investasi yang bankable, dan sertifikasi kompetensi profesional. Tugas Akhir bukan sekadar skripsi, tapi peluncuran korporasi desa yang siap traksi.

Langkah Selanjutnya

Tertarik dengan S1 Agribisnis?

Mulai perjalanan akademik Anda di Sekolah Pertanian & Pangan dengan mendaftar pada gelombang penerimaan terbaru.